//
Sepatutnya kita bersyukur

Kala keharuan menyeruak hati tiada kata dapat terucap hanya sejuta rasa melebur dalam jiwa dan air matapun adalah ungkapan rasa suka cita.

Merenung kembali masa lalu kala merasakan derita kesedihan hati anak remaja, ketika keseharian terasa sepi hidup bagai sendirian .Itulah sebuah kehidupan lalu ketika kesepian tak tertahankan air mata kerap tertumpah, serta rasa kepiluan hati bagai teriris sembilu. Andai kamar dapat bercerita, andai bantal guling mempunyai mata, andai semuanya bernyawa, mereka layak menitikkan air mata.

Kita sepantasnya merasa kecewa pada hidup yang tersia-sia. Alangkah indahnya bila hidup tak bernoda Alangkah indahnya sekedar mengharapkan anugerah meski kini aku merasa hidupku yang dulu membawa makna,

Kini semua tergambar dalam benak membawa diri pada perenungan panjang masa lalu yang penuh air mata kesepian hati tak tertahankan . Andai hidup bersih tak bernoda hidup ini rasanya akan sangat berbangga. Berjumpa manusia mulia meski sekedar bisa bersapa lalu mendapatkan sedikit wejangan. sungguh derita hati tak ada apa2nya

Wahai insan manusia pelihara diri dari berbuat dosa agar kebanggaan hidup menjadi berlimpa, kebahagiaan akan terasa bila derita masa lalu kini menjadi berkah yang kita rasa. Sungguh semua yang terjadi mendewaasakan kita, jangan pernah berburuk sangkah kepada Sang Pencipta, Dia punya kuasa, Dia punya segala rencana, jangan anggap Ia aniaya, semua untuk kita demi pendewasaan kita agar terbentuk pribadi yang mengagungkanNya. Semua yang kita alami menuju kepada pembentukan insan yang memuja Nya dengan sepenuh napas dan sejiwa raga.

Sungguh beruntunglah mereka yang menderita dimasa muda bila tak melakukan perbuatan dosa, kelak dimasa tua mereka menjadi diri mulia. Aku yang kecewa dengan ketidak berdayaan untuk meraih kebanggaan sebagai mantan penderita. Aku hanya bisa berterima kasih atas semuanya. Setelah memahami bahwa semua derita masa muda adalah berkah kala dewasa

Jangan aniaya diri dengan perbuatan sia-sia dan tak ada kesia-siaan yang direncanakanNya. Sungguh beruntung mereka yang menderita lalu tetap kokoh pada jalanNya. Jangan pernah berburuk sangkah KepadaNya , ia punya kuasa membentuk kita manusia menuju arah kebaikan meski terkadang prosesnya adalah berupa rangkaian derita. Percayalah kelak kita akan mengerti bahwa Dia berlaku adil kepada kita semua ciptaanNnya.

Sungguh beruntung mereka yang menderita dimasa muda dan tetap pada jalanNya meski harus berurai air mata hingga pisik menua belum pada saatnya. Mereka pemilik sumur kebijaksanaan yang tak kan kering. Minumlah air nya.

Berbahagialah mereka yang menderita di masa muda. dan tetap taat padaNya . Sungguh beruntunglah mereka yang menderita dimasa muda dan tetap berlaku jujur walau imbalannya rasa lapar dan dahaga, Sungguh beruntunglah mereka yang merasakan derita dimasa muda lalu ketika dewasa berjumpa dengan manusia yang dimuliakan Allah. Selama bumi masih didiami manusia Sang Manusia Mulia tetap ada.

Aku yang berterimakasih kepadaNya atas semua pendidikan dari Nya melalui Universitas Kehidupan Fakultas Derita Dikala Muda. Andai tak ada dosa yang dilakukan amat beruntung mereka yang menderita dikala muda dan tetap berada di jalanNya . Tak ada ruginya berbuat kebaikan meski imbalannya hidup tersisihkan, tak ada yang salah dengan yang harus kita alami, yang ada hanya imbalan yang nantinya kita akan dapatkan, karena setiap yang diterima ada imbalan dari Nya. Kita terima rasa derita, betapa rasanya air mata kita mengaliri pipi dikala muda, kelak ketika dewasa percayalah kita akan berterima kasih kepadaNya atas semua itu dan kita akan menyesal bila ada dosa yang kita lakukan selama menjalaninya.

Kesuksesan hidup manusia bukan hanya berupa materi. bukan hanya berupa punya mobil mewah, banyak villa, punya harta benda dimana-mana, bukan pula jabatan sebagai raja. Bila ragam kesedihan hati yang berlangsung lama, bila derita hati terjadi dimasa suka ceria selayaknya dialami manusia sebaya kita sukuri sebagai pendidikan Ilahi maka itu adalah kesuksesan alam rohani, itulah kekayaan hati yang sedikit orang pahami dan mengerti, Sungguh Dia Yang Maha Kuasa tak pernah aniaya kepada Mahluknya.

Ketika tetesan air mata tak tertahankan dimalam buta, ketika isak tangis memenuhi rongga dada, ketika tarikan nafas terasa mengiris kalbu, itulah saat anda berada dekat padaNya. Bermohonlah kepadaNya, biarkan tiap tetes air mata menjadi tinta untuk menulis diatas lembaran kitab bacaan Universitas Kehidupan.

Salam untuk mereka yang kerap menangis diatas sajadah.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.